8 Metrik SEO yang harus selalu anda ukur

metrik seo

Metrik SEO yang umum dipantau

Hi semuanya. Saya Hidayat Mundana.
Saat ini kami menawarkan Jasa SEO Website Surabaya dan sekitarnya.

Pada kesempatan ini saya ingin berbagi informasi penting bagi anda. Para pecinta SEO. Terkait dengan metrik SEO yang harus diukur selama proses SEO berlangsung.

Apa saja Metrik SEO tersebut. Dan bagaimana pula cara mengukurnya. Simak pembahasan kami dibawah ini.

#1. Load Time

Metrik SEO pertama yang harus anda pantau adalah Load Time.

Metrik ini sangat besar dampaknya paa kinerja SEO anda secara keseluruhan. Karena berdampak secara langsung pada pengalaman pengguna.

Dan saya yakin anda sudah tahu.

Jiak pengalaman pengguna buruk. Itu juga berita buruk bagi peringkat website anda.
Jadi, jangan main-main dengan pengalaman pengguna.

Pada sisi lain, load time tidak saja berpengaruh paa pengalaman pengguna.

Tapi, juga sangat berpengaruh pada tingakt konversi dari website anda. Semakin cepat website anda bisa di akses, maka semakin bagus konversinya.

Sekali lagi, pastikan loading website anda super cepat, wuzzzz.

#2. Dwell Time

Anggap saja anda sudah berhasil optimasi Load Time sempurna. Pekerjaan anda berikutnya adalah meningkatkan Dwell Time.

Apa itu Dwell Time?

Dwell Time adalah durasi seseorang berada dihalaman website anda. Dihitung sejak mereka mulai mengeklik website anda di SERPs Google sampai mereka mengeklik halaman lain. Atau kembali ke halaman pencarian Google.

Acuannya, semakin besar nilai dwell time. Maka semakin bagus nilai SEO-nya.

Logikanya, semakin sesuai sebuah halaman website dengan keinginan kita. Maka, semakin lama kita berada dihalaman website tersebut.

Dan ini memberikan sinyal positif pada Google.

Kita akan bahas cara meningkatkan Dwell Time ini pada kesempatan lain.
Pastikan anda terus berkunjung ke website kami ini.

#3. Average Time on Page

Metrik SEO berikutnya adalah Averate Time on Page.

Merupakan rata-rata waktu yang dihabiskan pengunjung website dihalaman website anda. Jika ada 10 halaman yang dikunjungi, maka nilainya adalah rata-rata dari 10 halaman tersebut.

Anda bisa memantau nilai metrik ini menggunakan Google Analytics.

Jika rata-ratanya terlalu kecil. Segeralah evaluasi website anda.

Caranya, bandingkan antara halaman yang time on page-nya bagus dengan halaman yang time on page-nya jelek.

Cari, apa yang membuatnya bagus. Dan apa pula yang membuatnya jelek.
Jika bagus, maka duplikasi untuk halaman lain.

#4. Returning Visitor early Day

Metrik berikutnya yang saya ingin Anda lihat adalah persentase pengunjung yang kembali dan hari-hari awal, terutama ketika situs web Anda baru, yang akan Anda temukan adalah Anda akan memiliki banyak pengunjung yang kembali.

Karena itu Anda akan kembali ke situs Anda atau teman Anda kembali ke situs Anda. Ketika situs Anda tumbuh dan Anda mulai mendapatkan lalu lintas dari sumber lain, Anda akan menemukan bahwa Anda hampir tidak memiliki pengunjung yang kembali.

Tetapi ketika Anda mengembangkan merek Anda, Anda akan menemukan bahwa jumlah pengunjung yang kembali akan terus naik dan naik.

Pada hari-hari awal Anda akan hidup dan mati dengan mengembalikan jumlah pengunjung. Misalnya, jika Anda mendapatkan semua kunjungan ini tetapi Anda tidak dapat menemukan cara untuk mendapatkannya kembali, pastikan perdagangan Anda, mungkin hanya bisa bertambah dari bulan ke bulan.

Ini tumbuh karena Anda menambahkan orang baru, Anda memiliki ember besar yang bocor. Anda harus menyelesaikannya karena cara termudah untuk tumbuh adalah mempertahankan orang-orang yang sudah ada di situs Anda.

Dan Anda dapat melakukan beberapa hal untuk membuat orang kembali ke situs Anda seperti, mengumpulkan email sehingga Anda dapat mengirim email kepada orang-orang setiap kali Anda memiliki pembaruan atau konten baru.

Lakukan pemberitahuan push, dengan cara itu setiap kali Anda memiliki pesan untuk dikirim. Anda juga dapat memanfaatkan obrolan messenger seperti MobileMonkey atau minichat.

#5. Refferal Traffic

Metrik berikutnya adalah Lalu lintas rujukan. Lazim dengan sebutan Refferal Traffic.

Perlu diketahui, referral traffic ini tidak akan berdampak sama sekali pada peringkat website anda di Google Search.

Tapi, hal ini akan berdampak pada 2 hal penting.

Semakin banyak referral traffic, ini berarti semakin banyak orang yang memasang link ke website anda. Ini berarti, akan semakin banyak pengunjung dimasa depan.

Kedua, jika referral traffic menghasilkan konversi. Maka kita bisa mempelajari lebih jauh tentang halaman rujukan tersebut.

Sehingga bisa focus pada hal yang terbukti work.

#6. Organic Traffic

Yes. Metrik berikutnya adalah Organic Traffic.

Bagaimanapun, inilah tujuan utama dari  SEO yang dilakukan. Kita ingin mendapatkan organic traffic dari mesin telusur seperti Google.

Anda harus terus memantaunya menggunakan Google Webmaster Tools.

Dengan tindakan ini, anda bisa mengetahui keyword-keyword yang mengantarkan trafik pada website anda. Sehingga anda bisa memprioritaskannya.

Mengetahui daftar keyword yang berhasil ranking juga akan memberikan kita ide. Ide tentang konten yang harus diangkat di website kita.

Selain Google Console, anda juga melihat organic traffic menggunakan Semrush, Ahrefs maupun menggunakan Google Analytics.

#7. Bounce Rate

Hal berikutnya yang harus kita lacak adalah rasio pentalan.

Lazim disebut dengan Bounce Rate.

Bounce Rate adalah persentase pengunjung yang tidak membuka halaman berikutnya setelah berkunjung ke sebuah website.

Idealnya, bounce rate ini harus lebih kecil dari 50%.

Walaupun besaran dari rasio pentalan ini akan berbada anda satu model bisnis dengan model bisnis lainnya.

Persentase ideal untuk toko online tentu berbeda dengan website adsene. Begitu pula dengan website berita.

Biasanya, website toko online persentase bounce ratenya jauh lebih kecil dibandingkan dengan model bisnis lainnya.

#8. Page View persession

Metrik yang terakhir terkait dengan jumlah halaman yang dibuka untuk sekali kunjungan. Istilah teknisnya adalah page view per session.

Semakin banyak halaman yang dibuka untuk sekali kunjungan, maka itu semakin bagus. Itu juga pertanda bahwa pengalaman penggunanya bagus.

Ini  akan berpengaruh pada peringkat website anda di Google.

Memantau page view per session ini juga akan membantu anda untuk melihat halaman yang paling sering dibuka oleh pengunjung.

Sehingga bisa anda optiamsi lebih bagus lagi.

Itulah 8 metrik SEO yang harus anda ukur sepanjang proses SEO website berjalan.

Dengan melakukan pengukuran terhadap metrik SEO diatas, akan membantu kita untuk memperbaiki yang kurang dan memaksimal yang sudah bagus.

Jika anda melakukannya dengan konsisten.

Anda akan melihat hasil yang sangat memuaskan dimasa depan. Gunakan Google Console dan Google analytics untuk memantaunya.

Terima kasih dan semoa bermanfaat.

Tulisan ini ditulis oleh Hidayat Mundana.
Tim SEO Platinum. Untuk anda yang ingin menggunakan layanan optimasi kami, silahkan hubungi kami melalui nomor 0822 1917 5900

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *